Info Konsumen — Kabar membanggakan datang dari dunia desain Tanah Air. Indonesia Design District (IDD) PIK2 membawa karya-karya desainer Indonesia ke ajang internasional Salone del Mobile 2026 di Milan, Italia, yang berlangsung pada 21–26 April.
Melalui kehadiran IDD Pavilion bertema House of Indonesia, pengunjung akan diajak melihat bagaimana kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia diterjemahkan ke dalam desain furnitur dan produk kontemporer yang modern dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
Karya-karya yang ditampilkan dikurasi oleh desainer ternama, Alvin Tjitrowirjo, yang memilih produk-produk dengan nilai estetika tinggi sekaligus memiliki cerita unik di balik proses pembuatannya. Mulai dari eksplorasi material lokal hingga sentuhan craftsmanship khas Indonesia menjadi daya tarik utama.
Tidak hanya itu, tampilan booth yang dirancang oleh Santi Alaysius menghadirkan pengalaman ruang yang hangat dan imersif, sehingga pengunjung bisa merasakan langsung karakter desain Indonesia yang kaya dan beragam.
Bagi konsumen global, partisipasi ini membuka peluang untuk lebih mengenal dan mengakses produk desain Indonesia yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki kualitas dan nilai cerita yang kuat. Tren desain yang mengedepankan keberlanjutan, material alami, dan sentuhan handmade membuat karya desainer Indonesia semakin relevan di pasar internasional.
Selain itu, sejumlah desainer muda Indonesia juga ikut ambil bagian dalam program SaloneSatellite, seperti Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret. Kehadiran mereka memberikan warna baru sekaligus pilihan desain yang lebih segar bagi pecinta desain global.
Melalui ajang ini, IDD PIK2 tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga mengajak konsumen dunia untuk melihat Indonesia sebagai sumber inspirasi desain yang autentik, kreatif, dan terus berkembang.
