April 1, 2026

Info Konsumen — Suasana di Epicentrum XXI mendadak berubah menjadi lanskap futuristik ala Planet Mars pada Sabtu malam (14/3). Dekorasi bernuansa planet merah lengkap dengan robot-robot futuristik menyambut para tamu dalam gala premiere film Pelangi di Mars, salah satu proyek sinema anak paling ambisius dari Indonesia.

Acara ini menjadi puncak penantian panjang selama lebih dari lima tahun proses produksi. Film tersebut diproduksi oleh rumah produksi Mahakarya Pictures, yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi para undangan dengan menghadirkan atmosfer luar angkasa langsung di jantung Jakarta.

Dihadiri Sineas dan Bintang Film

Malam spesial itu turut dihadiri oleh produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava, yang menjadi sosok utama di balik terciptanya film tersebut. Selain itu, komposer musik Eunike Tanzil juga hadir bersama para pemeran utama seperti Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.

Tak hanya pemain utama, sejumlah pengisi suara karakter robot juga turut meramaikan acara, di antaranya Bimo Kusumo, Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya.

Sementara itu, para body actor yang menghadirkan gerakan karakter robot di layar juga hadir, seperti Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.

Rayakan Imajinasi dan Mimpi Anak Indonesia
Melalui dekorasi tematik yang megah, Mahakarya Pictures berhasil mengubah area bioskop menjadi ruang imajinasi yang menggambarkan petualangan luar angkasa dari film tersebut.

Dalam konferensi pers, produser Dendi Reynando menyampaikan rasa bangganya setelah perjalanan panjang produksi film ini.
“Setelah perjalanan panjang lebih dari lima tahun yang penuh tantangan, kami sangat bangga akhirnya dapat mempersembahkan Pelangi di Mars untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ini adalah kado untuk mimpi anak-anak kita,” ujar Dendi.

Sementara itu, sutradara Upie Guava mengaku haru melihat visi yang dibangun bersama ratusan kru akhirnya terwujud di layar lebar.

“Kerja keras ratusan kru dengan satu visi untuk membangkitkan mimpi anak Indonesia akhirnya siap dinikmati masyarakat. Saya berharap film ini menjadi pelajaran bahwa kerja keras untuk menggapai mimpi, setinggi apa pun itu, tidak akan sia-sia,” tuturnya.

Penonton Beri Apresiasi

Setelah pemutaran perdana, film tersebut mendapat respons positif dari para undangan yang hadir. Banyak yang menilai Pelangi di Mars menjadi salah satu pencapaian penting bagi perkembangan industri film Indonesia, khususnya dalam genre film anak dan keluarga.

Seorang penonton mengaku terharu melihat kualitas produksi film tersebut.
“Jujur saya bangga sekali. Film Indonesia ternyata sudah bisa sampai pada skala seperti ini. Apalagi ini film anak yang bisa dinikmati seluruh keluarga,” ujarnya.

Tayang Lebaran 2026

Setelah gala premiere, Pelangi di Mars dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan momen libur Lebaran.

Film ini menghadirkan kisah petualangan lintas planet tentang persahabatan antara Pelangi dan para robot di Mars, sekaligus membawa pesan tentang keberanian bermimpi bagi anak-anak Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *